Warga dan Aliansi Santri Pati Gelar Unjuk Rasa, Desak Kasus Dugaan Asusila di Ponpes Dolokusumo Tlogosari Pati Diusut Tuntas

PATI, JejakLensa.com | Ratusan warga bersama Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Dolokusumo, Desa Tlogosari, Kabupaten Pati pada Sabtu (2/5/2026).

Aksi ini dilakukan untuk mengawal dan mendorong proses hukum terkait dugaan kasus perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur yang melibatkan pengasuh ponpes tersebut.

Berdasarkan surat pemberitahuan kegiatan yang diajukan kepada Kapolresta Pati, aksi ini dipimpin oleh penanggung jawab Ulil Amri atau yang akrab disapa Cak Ulil. Massa yang hadir merupakan gabungan dari anggota ASPIRASI dan warga Dukuh Bagangan, Desa Tlogosari.

Massa menuntut pihak kepolisian untuk segera memproses hukum Ustad Asyhari, pengasuh Ponpes Dolo Kusumo, yang diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap santrinya yang masih di bawah umur. Kasus ini diketahui telah dilaporkan sejak tahun 2024 lalu, namun warga merasa penanganannya berjalan lambat.

Dalam orasinya, massa meminta keadilan ditegakkan demi masa depan para santri dan anak-anak di wilayah tersebut.

“Kami mengawal dan mendorong proses hukum terhadap pengasuh Ponpes Dolo Kusumo, Ustad Asyhari, yang diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap santrinya yang di bawah umur,” tulis pernyataan resmi ASPIRASI dalam surat tuntutannya.

“Anak-anak Adalah Masa Depan, Bukan Objek Kepuasan”
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang turut serta turun ke jalan.

Berbagai kalangan, mulai dari pria, wanita, hingga anak-anak ikut meramaikan aksi jalan kaki ini.

Beberapa warga tampak membawa poster tuntutan. Salah seorang peserta aksi membentangkan poster bertuliskan pesan mendalam: “Anak-anak adalah masa depan, bukan objek kepuasan.”

Massa berjalan menyusuri jalanan desa menuju lokasi pondok pesantren dengan pengawalan dari pihak kepolisian setempat. Meskipun sempat memadati jalan desa, aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan damai.

Warga berharap dengan adanya aksi ini, pihak kepolisian (Polresta Pati) dapat segera memberikan kejelasan hukum dan keadilan bagi para korban.

(Red.)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *