PATI, JejakLensa.com | Usai di Sidak Anggota DPRD Pati beberapa waktu lalu terkait adanya isu ijazah siswa yang ditahan karena belum melakukan pembayaran ke sekolah, Pihak SMP N 1 Tayu memberikan klarifikasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMP N 1 Tayu Sri Wahyuni dengan tegas mengatakan, informasi dan tuduhan terkait SMP N 1 Tayu yang menahan ijazah siswa karena belum membayar adalah informasi yang tidak benar.
“Jadi tidak benar informasi itu (penahanan ijazah siswa)” tegasnya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya sudah diinformasikan kepada siswa dan wali murid untuk mengambil ijazah secara langsung ke sekolah.
Namun, ia mengakui ada beberapa siswa ataupun wali murid yang hingga beberapa waktu tidak juga mengambil ijazah tersebut.
“Dari dulu sampai sekarang, tidak ada niatan sedikitpun dari pihak sekolah menahan ijazah dengan alasan apapun. Selain melanggar, resikonya juga besar. Karena bisa terkena rayap, banjir ataupun hilang”, ungkapnya.
Sri Wahyuni juga menambahkan Sebenarnya sejak awal sudah kami umumkan di grup (untuk mengambil ijazah, red), namun nyatanya ada yang tidak segera mengambil.
“Yang sudah-sudah, kalau datang ke TU, mau ambil ijazah, tanda tangan, ya langsung diberikan,” imbuhnya.
(Red.)










