PATI, JejakLensa.com | Langkah nyata menuju kedaulatan pangan terus digencarkan di tingkat desa. Bertempat di Desa Pondowan Kecamatan Tayu, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan mikroba PA 63 WD 05 alami hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian, TNI dari Koramil Tayu, dan Aparatur Desa Pondowan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pak Agus dari Dinas pertanian, anggota Koramil Tayu, serta jajaran perangkat desa setempat. Fokus utama pertemuan ini adalah memberikan edukasi kepada petani mengenai solusi pupuk organik yang efisien untuk mencapai target 10 ton gabah dalam 1 hektar lahan.
Inovasi Bahan Alami
Dalam peragaan yang dilakukan, Pak Agus bersama anggota Koramil menunjukkan cara mengolah bahan-bahan lokal menjadi nutrisi tanaman yang sangat kuat.
Komposisi pupuk mikroba ini terdiri dari:
Daun Kelor
Buah Pisang
Kacang Hijau
Gula Aren
Biang Mikroba (bantuan dari pemerintah)
“Kolaborasi ini bertujuan memberikan solusi mikroba bagi petani. Dengan bahan seperti daun kelor, pisang, kacang hijau, dan gula aren, kita optimis mengejar rencana swasembada padi dengan target hasil yang maksimal,” ungkap pihak pelapor dalam kegiatan tersebut.

Menuju Swasembada Pangan
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan TNI untuk mendampingi petani agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pupuk kimia. Dengan memanfaatkan nutrisi dari kacang hijau dan daun kelor yang kaya akan unsur hara, tanah diharapkan menjadi lebih subur dan mampu menghasilkan bulir padi yang lebih berbobot.
Aparatur Desa Pondowan menyambut baik inisiatif ini dan berharap para petani desa dapat segera mengaplikasikan teknologi mikroba ini di lahan masing-masing demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga petani di wilayah Tayu.
(Red.)










