Warga Karangrejo Jakenan Pati Tolak Pembangunan Koperasi di Lapangan Desa: Masyarakat Bongkar Paksa Material Bangunan Koperasi

PATI, JejakLensa.com | Gelombang penolakan warga terhadap alih fungsi fasilitas umum kembali terjadi. Kali ini (18/12/2025) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, melakukan aksi protes keras dengan membongkar paksa area proyek pembangunan Koperasi Merah Putih yang rencananya akan didirikan di lapangan desa setempat.

Aksi yang berlangsung pada siang hari tersebut sempat memicu perdebatan luas di media sosial.

Terlihat puluhan pria dewasa mencabut patok-patok kayu (bouwplank) yang baru saja dipasang oleh pekerja proyek. Suasana riuh rendah dengan teriakan warga yang menyatakan ketidaksetujuan mereka.

“Lapangan ini fasilitas kita semua, untuk anak cucu olahraga. Kenapa tiba-tiba mau dipagar dan dibangun gedung?” teriak salah seorang warga di lokasi kejadian.

Kehadiran satu unit alat berat jenis ekskavator di tengah lapangan seolah menjadi pemantik amarah massa. Warga menilai, pembangunan ini dilakukan tanpa adanya mufakat yang jelas dengan masyarakat luas.

Salah satu tokoh pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa lapangan tersebut adalah “jantung” kegiatan sosial di Desa Karangrejo.

“Kami bukannya anti pembangunan atau anti koperasi. Tapi tolong carikan lahan lain. Lapangan ini setiap sore dipakai anak-anak main bola, kalau dibangun gedung, mereka mau lari ke mana? Ini ruang terbuka hijau terakhir kami,” ujarnya dengan nada kecewa.

Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi tuntutan warga:

Penghentian Permanen: Warga menuntut alat berat segera ditarik dari lokasi lapangan.

Transparansi Anggaran & Izin: Mempertanyakan legalitas pembangunan koperasi di atas tanah kas desa yang berfungsi sebagai fasilitas publik.

Ruang Dialog: Meminta Pemerintah Desa duduk bersama warga dalam forum terbuka, bukan hanya dengan segelintir pihak.

Pengamat kebijakan publik daerah menilai jika masalah ini tidak segera dimediasi oleh pihak Kecamatan atau Pemkab Pati, dikhawatirkan akan terjadi gesekan horizontal yang lebih besar. Hingga saat ini, pihak pengelola Koperasi Merah Putih maupun Kepala Desa Karangrejo belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan terkait aksi pembongkaran tersebut.

Saat ini, lokasi lapangan tampak berantakan dengan tumpukan material batu dan kayu yang berserakan akibat aksi protes. Warga menegaskan akan terus menjaga area lapangan agar tidak ada aktivitas pembangunan lanjutan sebelum ada kesepakatan baru.

(Red.)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *