PATI, JejakLensa.com | Insiden kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pati. Kali ini, sebuah bangunan Gereja yang berlokasi di Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota, dilalap si jago merah pada Jumat (9/1/2026) malam. Diduga kuat, hubungan arus pendek listrik menjadi pemicu utama peristiwa tersebut.
Peristiwa bermula saat warga sekitar melihat kepulan asap dan api mulai muncul dari salah satu bagian bangunan gereja. Suasana yang semula tenang mendadak riuh saat warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Laporan resmi masuk ke pusat komando Pos Damkar Pati pada pukul 21.50 WIB. Menanggapi urgensi tersebut, pihak Pemadam Kebakaran segera mengerahkan armada menuju lokasi yang berada di kawasan Blaru tersebut.
Guna memastikan api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya, Pos Damkar Pati menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran. Sebanyak 5 personel dari Regu 4 dikerahkan ke titik api untuk melakukan evakuasi dan pemadaman.
Petugas di lapangan bekerja ekstra keras melakukan penyisiran agar tidak ada titik api tersembunyi. Setelah kurang lebih satu setengah jam berjibaku, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 23.32 WIB untuk memastikan area benar-benar aman.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pemilik atau identitas pemilik atas nama Bapak Priska Anggra Prasetyo, bangunan gereja tersebut mengalami kerusakan di beberapa bagian. Beruntung, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Pihak pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa penyebab kebakaran diduga adalah Konslet listrik (Korsleting).
Akibat insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10.000.000. Angka ini mencakup kerusakan fisik bangunan dan beberapa fasilitas di dalam gereja yang terdampak panas dan kobaran api.
Atas kejadian ini, pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya keamanan instalasi listrik. Penggunaan kabel yang tidak standar atau beban listrik yang berlebihan seringkali menjadi pemicu kebakaran di bangunan publik maupun rumah tinggal.
“Kami mengimbau warga untuk rutin mengecek kondisi kabel listrik di bangunan masing-masing, terutama bangunan yang sudah cukup lama, demi menghindari risiko korsleting,” tulis laporan dari Regu 4 Pos Damkar Pati.
(Red.)











