PATI, JejakLensa.com | Forum Komunikasi Kepala Madrasah Tsanawiyah (FKKMTs) Gunungwungkal Tayu (Guyu) sukses menggelar ajang kompetisi seni dan strategi, Guyu MadrasArt Championship (GMC) 2025, yang dipusatkan di MTs Sunan Muria pada hari Rabu, 17 Desember 2025.
GMC 2025 mempertandingkan tiga cabang lomba yang menjadi fokus pengembangan minat dan bakat siswa, yakni Kaligrafi, Menyanyi Solo, dan Catur.
Ketua FKKMTs Guyu, Bapak Ahmad Muhaimin, M. Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat. Beliau menekankan bahwa GMC adalah komitmen FKKMTs Guyu untuk memberikan ruang ekspresi bagi potensi non-akademik siswa madrasah.
“Madrasah harus menjadi pusat pendidikan yang holistik. Kami tidak hanya menguatkan keilmuan agama dan umum, tetapi juga mendorong bakat seni dan kemampuan berpikir strategis melalui kegiatan seperti GMC ini,” ujar Bapak Ahmad Muhaimin.
Kepala MTs Sunan Muria, Ibu Widiati, M. Pd., selaku tuan rumah, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. “Kami bangga MTs Sunan Muria dapat menjadi pusat berkumpulnya talenta-talenta terbaik dari madrasah-madrasah Guyu. Semoga acara ini berjalan lancar dan menghasilkan bibit-bibit unggul,” kata Ibu Widiati.

Ketua Panitia GMC 2025, Bapak Muhtarom, S. Pd., melaporkan bahwa kompetisi berjalan lancar dan diikuti oleh peserta dengan semangat yang tinggi.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Dalam cabang Kaligrafi, kita melihat karya-karya indah yang mencerminkan kecintaan pada seni Islam. Sementara itu, Menyanyi Solo dipenuhi penampilan vokal yang memukau, dan arena Catur menguji ketajaman strategi,” jelas Bapak Muhtarom.
Dengan suksesnya penyelenggaraan GMC 2025, FKKMTs Guyu berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten dalam rangka meningkatkan mutu dan daya saing siswa madrasah Tsanawiyah di wilayah Gunungwungkal Tayu.
(Red.)










