Akibat Hujan Deras, Jalur Tayu-Gunungwungkal Dekat Dusun Klumpit Berubah Jadi Jalur Lumpur yang Membahayakan

PATI, JejakLensa.com | Para pengguna jalan yang melintasi jalur penghubung Tayu-Gunungwungkal kini harus ekstra waspada. Kondisi jalan yang rusak parah, tepatnya di area sebelah Dusun Klumpit, semakin memprihatinkan dan mengancam keselamatan pengendara, terutama saat musim penghujan tiba.

Berdasarkan laporan warga dan pantauan di lapangan, setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi, sistem drainase atau selokan di sisi jalan tidak mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dengan membawa material lumpur yang tebal dari lahan sekitar.

Jalan Licin dan Rawan Kecelakaan Kondisi ini mengubah aspal menjadi sangat licin dan sulit dilalui. Material lumpur yang menutupi lubang-lubang dalam di badan jalan sering kali tidak terlihat oleh pengendara, sehingga sering memicu kecelakaan tunggal.

“Setiap hujan pasti air selokan meluap ke jalan. Bukan cuma air, tapi bawa lumpur tebal. Sudah sering sekali pengguna jalan, terutama sepeda motor, terjatuh di sini karena bannya selip,” ujar salah satu warga setempat yang sering membantu pengendara yang terjatuh.

Kerusakan ini sangat mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Mengingat jalur Tayu-Gunungwungkal merupakan akses utama bagi masyarakat menuju pasar, sekolah, maupun tempat kerja, warga mendesak pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan.

Beberapa titik kerusakan di dekat Dusun Klumpit tersebut dinilai sudah masuk dalam kategori rusak berat. Warga berharap ada pembersihan selokan secara menyeluruh dan pengaspalan ulang agar air tidak lagi masuk ke badan jalan.

Hingga berita ini diturunkan, para pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan dan tetap berhati-hati saat melintasi titik tersebut, terutama saat cuaca mendung atau setelah hujan reda.

(Red.)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *